Blogspot gak bisa post video yang dari URL gitu yah? Mau saya taroin video, tapi ngambil di youtube.. Ada yang tau cara simplenya kagak?
Yaudah gini aja deh.. Saya lagi seneng sama duet Kakak-Adek yang sejak taun lalu ngepost video nyanyi-di-kamar mereka di http://www.youtube.com/gamal1990 ;)
Saya suka banget liat mereka berdua :D Pembagian suaranya mantep, musikalitasnya keren, dan suara mereka bagus-bagus ;) Suara Gamal juga kereeeennn banget, American gitu kedengerannya :D *ini pendapat saya sebagai orang gak ngarti musik*
Saya taunya dari postingannya Pevita Pearce di twitternya, trus iseng dibuka dan nemulah video-video kerennya :D
Sejauh ini sih udah ada 12 video. Keren-keren loh! Coba deh kalo sempet dibuka ;)
Nah beberapa minggu ini, materi pelajaran Bahasa Indonesia adalah cerpen. Jadi, guru Bahasa Indonesia membimbing kami membuat cerpen. Awalnya saya ogah-ogahan dan berniat sepertinya akan mengerjakannya asal-asalan. Tapi karena satu kalimat "Setidaknya kau pernah buat satu cerpen selama hidupmu" itu saya jadi bersungguh-sungguh membuatnya.
Cerpen pertama dalam pelajaran ini sudah ditentukan temanya, sesuai dengan situasi dan kondisi kami pada saat hari pertama belajar tentang cerpen. Pembukanya adalah isi diary yang kami tulis berdasarkan apa yang kami rasakan pada waktu itu, kemudian dijadikan tema dan akan dilanjutkan dengan cerita super fiksi berdasarkan suasana dalam tema. Ini dia cerpen pertama saya, ya memang sangat bodoh sekali buatan saya ini, tapi saya cukup senanglah.. Setidaknya walaupun jelek, saya sudah pernah membuat cerpen haha :p
PANAS SEKALI! Sejak jam ke-3 tadi, suhu udara di sini semakin tinggi dan bikin gerah. Jam ke-6 pelajaran Bahasa Indonesia, setelah belajar Seni di lantai 2, kami kembali ke kelas. Kelas kami sangat panas sehingga membuat kami menjadi suntuk. Akhirnya Pak Muslimin mengajak kami keluar ke tempat parker motor di sebelah kelas. Alhamdulillah anginnya sepoy-sepoy membuat kami lebih asyik belajar. Kami disuruh menuliskan perasaan kami terhadap suasana kelas dan di tempat kami belajar sekarang. Suasana kali ini bernar-benar menyenangkan, ditambah lagi dengan keceriaan anak-anak Pak Muslimin yang sibuk bermain. Mereka berlarian di antara motor-motor, lalu memetik bunga di dekat pagar dan memberikannya pada kami yang sedang menulis.
Di tulisanku, aku membandingkan suasana panas dan suntuk di kelas dan suasana nyaman di sini. Aku jagi teringat peristiwa 2 bulan lalu. Hari itu panasnya sama dengan hari ini, padahal masih pagi. Kami sekelas sibuk berkipas-kipas, ada juga yang tak henti-hentinya mengomel seperti tante-tante bawel. 5 menit setelah bel pergantian jam, Guru Bahasa Inggris baru terlihat berjalan memasuki kelasku.
Kami pun langsung duduk manis di bangku masing-masing. Beliau tiba di pintu kelas, alisnya berkerut. Mencari-cari sosok yang sering dicarinya setiap mengajar.
“Anto mana?” tanyanya sementara pandangannya menyapu seluruh penjuru kelas.
“Tidak hadir, Pak!” jawab beberapa siswa teman dekat Anto.
“Ckck setiap saya masuk pasti dia tidak ada, susah dapat nilai anak itu nanti.” Katanya sambil menggelengkan kepala.
“Di bajuku yang kemarin, Pak. Baju yang ini baru saya beli kemarin.” jawab Santoso sok lugu.
“Ah kamu itu… Setiap hari juga tidak pakai lambang lokasi kok” Hardik Pak Budi seenaknya.
“Loh kemarin saya pakai kok, Pak! Tanya saja Alam. Iya kan, Lam?” bela Santoso sambil melihat ke arah Alam.
“Iya pak, kemarin dia pakai kok.” Kata Alam membela Santoso
“AH KALIAN BERDUA SAMA SAJA! Kamu juga tidak pakai lambang lokasi, Alam!” bentak Pak Budi mengagetkan kami semua. “Sini kalian berdua!”
Baik Santoso maupun Alam tak ada yang mau beranjak dari kursinya. Mereka pasti bosan hampir tiap pekan kena marah terus dan si beruang nyasar ini. Mereka tetap diam di tempatnya. Pak Budi lalu menjelaskan pelajaran hari ini yang berkaitan dengan hari Valentine. Bukannya menjelaskan maksud dari artikel dalam buku, beliau malah bercerita tidak penting tentang pergaulan remaja zaman sekarang. Ditambah lagi dengan kata-kata yang seharusnya disensor, malah dilayangkan bebas begitu saja di depan kami, murid-muridnya. Sungguh guru teladan yang unik.
Cerita-cerita 17 tahun ke atas yang diceritakan guru ini membuat Santoso dan Alam tertawa. Mereka tentu senang mendengar cerita yang tidak seharusnya diceritakan guru tersebut. Namun tawa mereka dianggap celaan bagi Pak Budi. Panas-panas begini memang saat yang tepat untuk bersensitif ria. Mata Pak Budi yang tadinya berbinar-binar bercerita itu berubah menjadi garang. Tawa Santoso dan Alam memang terlalu keras dan mengganggu keasyikannya bercerita.
Spidol yang dipegang Pak Budi dilemparkan ke mereka berdua yang duduk di bangku paling belakang. Spidol itu melayang sangat tinggi dan mengenai langit-langit kelas, menyentuh kipas angin yang sedang berputar kencang membuat spidolnya berbalik arah ke Pak Budi. Dengan indahnya spidol itu mengenai jidat Pak Budi dan menumpahkan sedikit tintanya di wajah beliau.
“BWAHAHAHAHAHAHHAHAHA” seluruh penjuru kelas tertawa terbahak-bahak.
Sungguh senang melihat peristiwa itu, kami yang memang masing-masing mempunyai dendam pribadi pada Pak Budi akhirnya bisa senang dengan keberadaannya. Oh sungguh beliau terlihat begitu tampan kali ini! Beberapa siswa memotret beliau diam-diam. Pak Budi masih berdiri dengan bodohnya di sana. Aku yang merasa kasihan dan sangat sayang pada spidol kelas yang terjatuh di lantai segera mengambilnya. Pak Budi pun sadar dari ke-bengong-annya dan mengambil sapu tangan di saku celananya.
Setelah membersihkan wajahnya yang sedang merah padam itu, dia berjalan cepat ke arah Santoso dan Alam. Geram sekali Pak Budi! Sepertinya seru untuk diabadikan momen bersejarah ini! Hehe
Santoso dan Alam malah lari dari tempat duduknya, melewati bangku Lidya, Desta, lalu Mudji. Sekarang mereka berada di depan kelas. Pak Budi di belakang terlihat sangat kelelahan, wajahnya masih merah padam. Dari telinganya keluar asap, menandakan dirinya sudah sangat marah. Dikejarnya Santoso dan Alam. Kali ini akan lebih melelahkan bagi Pak Budi. Santoso dan Alam berpencar dan tetap saling berkejaran dengan Pak Budi. Beberapa kali Pak Budi singgah beristirahat di mejaku kemudian mengejarnya lagi. Beberapa kali pula dia menabrak tembok belakang karena berlari terlalu kencang dan tidak dapat mengeremnya. Kelas mulai banjir lokal karena keringat mereka bertiga. Lalu setelah kurang lebih 7 menit aksi mendebarkan itu, kulihat Pak Budi mulai oleng, tepat di belakang bangku Santoso dan Alam, beliau jatuh tak sadarkan diri.
“Ini, kakak…” beberapa kuncup bunga Asoka mendarat indah di diaryku. Kulihat Nunu, anak Pak Muslimin tersenyum lalu berjalan ke Tami untuk memberikannya bunga juga. Angin sepoy-sepoy kembali melambaiku.
Yak hari ini saya dimintai tolong oleh guru Bahasa Indonesia, Bapak Muslimin, untuk mengajarkan para siswa didiknya membuat blog. Memang masih banyak yang belum tahu cara buatnya, walaupun caranya itu sangat standar dan mudah, masih tetap memerlukan bimbingan dalam membuatnya.. Bahkan masih banyak juga yang belum tahu blog itu apa -_____________-"
Ini adalah kali pertama saya berbicara membantu orang-orang banyak.. Walaupun saya tidak tahu menjelaskan, tapi saya tetap coba membantu Pak Muslimin mengajar.
Alhamdulillah first class adalah kelas saya :D Tidak perlu canggung membagi ilmu dengan teman sekelas :D Kami belajar di Laboratorium Komputer agar mudah mempraktekkannya. Saya mengajarkan membuat blog di blogger saja, karena hanya itu yang saya tahu :p Menjelaskan membuat blog tidak terlalu rumit karena alat prakteknya sudah ada dan bisa dilihat oleh teman-teman, jadi tidak usah banyak bicara.. Yang susah itu setelah saya beri contoh dan teman-teman memulai membuat blog.. Banyak pertanyaan dari teman-teman.. Belum lagi yang salah isi, atau ada kolom yang tidak dimengerti apa maksud isiannya, dll lah.. Ngajarnya jadi berulang-ulang -____- Juga harus melayani teman-teman yg memanggil-manggil itu dengan berpindah ke komputer satu ke komputer yang lain.. Capek jalannya sayaaaa -______- Banyak pertanyaan yang tidak tahu harus menjawabnya gimana.. Saya memang tidak tahu menjelaskan, yang itunya yang bikin pusing zzzzzzz --"
Yang lebih ngerinya lagi, hari ini saya mengajar 2 kelas dan setiap kelas dibagi 2 kali masuk karena labnya tidak cukup untuk 30an orang.. Berarti saya harus menjelaskan 4 kali.. Mengulang penjelasan dan penderitaan membimbing itu sebanyak EMPAT KALI MEN! Gila saya -,- 4 kali juga bikin blognya.. Capek buat email dan blog palsu :p Untungnya ada 2 contoh yang bukan blog palsu.. Pertama saya memberikan contoh dengan membantu seorang teman dekat saya membuat blog :p Asik deh dia blognya dibuatkan :p Yang kedua saya membuatkan blog buat Sang Guru, Bapak Muslimin. Alhamdulillah saya jadi tahu password blognya khekhekhekhe >:D
Baru 3 kali ngajar, saya sudah merasa sangat kelelahan dan kelaparan :p Belum lagi saya tidak minta izin dengan guru yang pelajarannya saya tinggalkan untuk mengajar kelas lain :p Ya akhirnya saya dialfakan haha tapi tidak apalah, kebetulan saya lagi malas belajar :p
Sukur alhamdulillahi Rabbil alamin, hari ini selesai dengan lumayan sukses :D Banyak yang sudah berhasil membuat blog, dan saya juga dapat pengalaman berbeda.. Tenyata menjadi guru itu susah -_____- Saya saja yang cuma membantu menjelaskan dengan alat praktek saja sudah kelelahan dan merasa sangat kesal jika ada yang sudha saya jelaskan namun ada yang belum mengerti -___-" Hhhhfffkk makasih kepada Bapak Muslimin yang telah memberi pengalaman ini :D Saya bisa lebih menghargai lagi guru yang mengajar saya :D
---
Oh iya, ini blog teman yang saya buatkan untuk menjadi contoh saat menjelaskan tadi.. Nama saya ada di postingan pertamanya HAHAHAHAHA >:D
Selasa 20 April 2010, saat belajar Sosiologi pada jam pelajaran kedua di kelas, Bu Muhaiyang (guru Sosiologi) yang baru saja mau masuk ruangan kelas saya tiba-tiba terlihat kaget kemudian berkata "atagfirullah.. teganya :/" Ternyata beliau tidak sengaja melihat ventilasi di kelas saya.. Di balik ventilasi itu ternyata ada sosok (cieh sosok :p) kucing yang kepalanya tersangkut di tali di dahan pohon depan sekolah.. Entah kucing itu digantung oleh orang jahat, atau tidak sengaja mendapat musibah itu saat ingin turun dari pohon.. Kasihan sekali kucingnya :'( Saya cuma melihat beberapa detik, sementara teman-teman lain masih bertahan memperhatikan kucing itu, saya memilih untuk duduk saja kembali mengerjakan tugas.. Ngeri sekali soalnya :'( Saya tidak tega lihat kucing itu :'( Yang saya ingat waktu itu sepertinya kucingnya masih baru tersangkut di situ, kakinya masih bergerak-gerak seperti ingin membebaskan diri dari tali itu :'(
Mungkin sekitar satu jam kemudian, hujan turun sangat deras. Ya ampun rasanya sedih sekali memikirkan nasib kucing itu di sana :'( Tidak ada yang berusaha membantunya, termasuk saya :'( Hhhhffkk tragis sekali proses kematian kucingnya :"((((
Hari ini pada jam ke-3 da ke-4, kata teman-teman kelas kami ada bau tidak sedapnya.. Waktu itu saya tidak masuk jam ke-3 dan ke-4, makanya tidak tahu baunya dari mana.. Setelah teman memberi tahu, ternyata baunya dari bangkai kucing yang waktu hari Selasa itu :/ Astagfirullah saya kira kucingnya sudah lepas karena sudah 2 hari sejak pertama kali dia tergantung :"( Saya lalu melihat bangkainya melalui ventilasi, dan hiiiiiiiiiiiyyyyy MENGERIKAN! Kucingnya seperti melihat ke arah saya! O MY GOD setelah itu saya tidak berani lagi melihatnya -,- Jadi ingat film-film horror hahaha nanti hantunya datang lagi :x :p
Jam pulang sekolah tadi, teman saya Tami mengajak saya mengambil foto kucing itu.. Ya memang, dulu saya berniat mengambil fotonya, tapi tidak jadi-jadi karena takut.. Mumpung tadi ada teman, ya sudah saya memberanikan diri mengambil beberapa fotonya.. Ini dia foto dari Tami dan saya:
Dapat message Facebook dari adek kelas. Messagenya berupa pertanyaan-pertanyaan aneh yang bikin pusing jawabnya. Sebelumnya pertanyaan itu sudah pernah ditanyakan pada guru TIK kami, dan sudah dijawab pula melalui notes oleh beliau. Namun si adek kelas ini sepertinya masih membutuhkan jawaban orang lain, sehingga mengirimkan pertanyaan itu ke beberapa orang lagi. Ini dia pertanyaan dari si adek kelas dan jawaban bodoh saya:
Apa Makna/Arti/Definisi/Maksud sesungguhnya dari KEHIDUPAN dan KEMATIAN? Jelaskan menurut pemikiran Anda sendiri, penjelasannya bisa seperti mengungkapkan perasaan, pikiran, atau curhat mungkin? hhmmm.. susah ini -,- saya masih terlalu muda untuk menjawabnya :p ya tapi saya coba dlu yah :D
KEHIDUPAN itu awal dari kelahiran kita sebagai makhluk Allah SWT. Sebelum kehidupan, kita belum ada. Maka kita dihadirkan melalui KEHIDUPAN. Kita harus menjalani KEHIDUPAN ini dengan peraturan-peraturan dari Tuhan, sampai suatu ketika KEMATIAN datang. KEMATIAN adalah KEHIDUPAN yang abadi. Dalam KEHIDUPAN, kita memang sudah menjadi tidak ada. Namun sebenarnya kita berpindah ke KEHIDUPAN yang abadi, di mana kita akan selalu ada. KEMATIAN adalah hasil dari KEHIDUPAN kita di dunia. Jika kita banyak berbuat kebaikan selama di dunia, maka kita akan mendapatkan KEHIDUPAN abadi (KEMATIAN) yang menyenangkan. Namun jika kita lebih banyak berbuat kesalahan, maka kita akan mendapatkan KEHIDUPAN abadi yang buruk. -------------------------------------------------------------------------
Jika Anda diberikan Sayap, apakah Anda mau menerimanya? Tapi, jika Sayap itu sudah menjadi milik Anda, apakah Anda rela memberikannya pada orang lain? Apa sebab Anda menerima atau tidak menerima Sayap tersebut dan alasan apa saja jika Anda rela atau tidak rela memberikannya pada orang lain, jika Anda telah menerima Sayap tersebut (artinya kepemilikan Sayap itu sudah menjadi milikmu)? Wow tentu saja saya akan menerimanya dengan senang hati sekali :D Tapi saya maunya sayap itu bisa dilepas, biar tidak susah mandinya :p Saya menerima sayap itu agar dapat memudahkan saya berpindah tempat. Selain lebih praktis, cepat, dan hemat :P
Hmm saya akan rela memberikannya pada orang lain :) Siapa tahu si orang lain itu lebih butuh.. Juga disesuaikan gimana kebutuhan orang lain itu akan sayap saya.. Jika saya rasa orang lain itu pantas menerima sayap, maka akan saya kasih :D --------------------------------------------------------------------------
Apa yang menghubungkan Langit dan Bumi? (Selain jawaban saya) Tuliskan pula alasan jawaban! Aduh maaf dek, saya tidak tahu apa dan di mana jawabanmu.. Jadi saya jawab saja nah, tidak usahmi saya tahu dulu apa jawabanmu :D
Yang menghubungkan langit dan bumi adalah manusia. Ya, manusia. Menurutku, langit adalah batas pandang manusia. --------------------------------------------------------------------------
“Mau rasakan Awan? “,, Kenapa tidak sentuh Hujan?
Awan dan hujan itu kan beda. Awan adalah gumpalan uap air yang berasal dari air dari bumi dan akan turun kembali ke bumi sebagai air dengan nama Hujan. Jadi Awan dan hujan itu berbeda secara struktur dan wujud (uap dan cair).
“Mau rasakan Awan?” Ya ikutan hiking sampai puncak dong :D
Apa yang ingin Anda katakan kepada orang yang Anda kenal jika sebentar lagi dia akan meninggalkan Hidup ini atau Mati?
Saya akan bilang “Tolong maafkan kesalahan saya, dan saya juga akan memaafkan kesalahan kamu” hehe :D “Semoga kamu tenang di sana, dan semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya AMIN :)”
Apa bedanya Manusia dan Orang? Dan yang mana tingkat kesuciannya tinggi?
Manusia dan orang itu sama. Bedanya cuma penempatan penggunaan katanya (maaf kalau mirip dengan jawabannya Kak Malik, tapi dari SD saya sudah memikirkan soal ini). Manusia itu dipakai untuk sebutan jenis makhluk hidup, sedangkan orang biasanya dipakai untuk bahasa sehari-hari. Tidak ada di antara kata itu yang bisa dibandingkan, apalagi soal tingkat kesucian.
Apa itu Takdir dan Nasib? Apa hubungan antara Takdir dan Nasib tersebut?
Takdir itu ketentuan yang sudah pasti akan terjadi, yang sudah ditentukan oleh Allah SWT, seperti kelahiran, jodoh, dan kematian. Sedangkan nasib adalah jalan hidup yang bisa berubah sesuai keadaan kita. Nasib bisa menjadi baik dengan usaha, namun bisa menjadi jelek kalau tanpa mau usaha untuk membuat nasib itu menjadi lebih baik. Nasib dipengaruhi oleh orang lain. Contoh: terlambat ke sekolah. Bisa saja karena kita yang telat bangun, jadinya sampai di sekolah juga telat. Jika bangun lebih cepat, MUNGKIN kita bisa sampai lebih cepat. Saya menyebut mungkin karena nasib dipengaruhi dengan orang lain. Jika kita sudah cepat berangkat ke sekolah, bisa saja kita mendapat halangan di jalan. Ada kecelakaan karena keteledoran orang lain atau macet karena banyak orang yang sedang menggunakan jalan itu juga.
Kalau Janji tidak ditepati. Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang yang menunggu janji itu? Padahal tinggal sebentar lagi!
Ha? Maksudnya apa? Dari mana orang itu tahu kalau janji yang ditunggunya tidak ditepati? Kan bilangnya “apa yang SEHARUSNYA” gitu.. Orang yang menunggu janji itu sudah tahu yah bahwa janji yang ditunggunya tidak akan ditepati pada deadline janji itu? Kalau begitu adanya sih, ya si penunggu janji tidak usah ngarep lagi akan janji itu..
Kalau maksudmu si penunggu itu belum tahu kalau janjinya tidak ditepati, ya pastilah si penunggu tidak tahu harus berbuat apa-apa karena harapannya janji itu akan ditepati. ---------------------------------------------------------------------------
Jika arus Air mengalir sangat-sangat deras, bagaimana cara menenangkan arus Air itu? Jika diberikan waktu, waktunya tidak lebih dari 3600 detik!
(AIR dalam soal ini dapat diartikan sebagai air yang sesungguhnya, atau dapat diartikan sebagai perasaan manusia. Arus Air yang Mengalir Sangat-sangat Deras, dalam hal lain diartikan merupakan emosi (gejolak batin dan jiwa yang meruak tak terkendali, serta begitu terbebani dan begitu sulit distabilkan). Cara Menenangkan Arus Air, dalam hal lain dapat diartikan cara menenangkan emosi (perasaan) tersebut. Waktu tidak lebih dari 3600 detik, dalam hal lain dapat diartikan Hanya dalam sejam dan tidak lebih namun boleh kurang, Anda harus berusaha untuk menenangkan atau menstabilkan arus air (emosi) itu. Arus Air (Emosi) itu, bisa berarti milik Anda atau orang lain. Dalam hal ini, Anda dapat dikatakan beruntung karena 3600 detik itu tidak begitu cepat. Hanya saja, Anda tidak diizinkan untuk menyelesaikan sehari (besok sebagai perumpamaan), seperti sifat manusia yang selalu menunda hingga akhirnya membuat arus air itu semakin deras dan dapat merusak.)
Untuk apakah ditenangkan? Kalau alasannya tidak menguntungkan sih, ya tidak usah repot-repot ditenangkan :p Kalau memang harus ditenangkan, ya hentikan dari sumbernya. Itu juga kalo nemu sumbernya. Kalo sumbernya dari air hujan bagaimana? Ya pasrah saja :D
Kalau yang dimaksud emosi.. Hhhmmm… Sebenarnya emosi itu adalah bentuk perasaan dan sifat. Baik itu perasaan sedih, senang, marah, takut, dan sebagainya. Namun sekarang, banyak orang yang mengidentikkan emosi itu adalah marah. Maaf, emosi itu bukan marah. Coba dicocokkan dengan mencari referensi tentang definisi emosi ;)
Kalau yang kamu maksud itu marah, cara menghentikannya dengan menenangkan diri dulu, kemudian mencari tahu apa penyebab kemarahan itu. Menyelidiki dan mencoba menyelesaikan kasus penyebab kemarahan itu dengan tenang.
Ketika sehelai Daun gugur di pohon tua yang sangat-sangat rapuh, bagaimana perasaan beribu helai daun lain yang masih berada di pohon tua itu?
Mungkin mereka sedih melihat temannya sudah dijemput ajalnya.. Mungkin mereka takut akan mengalami hal yang sama dengan itu.. Mungkin ada yang senang karena semasa hidupnya, daun yang baru saja gugur itu pernah mengganggu daun lain.. Mungkin ada yang berharap cepat gugur juga, agar tugasnya menghasilkan oksigen bagi makhluk hidup lain bisa selesai :)
Bagaimana menurut Anda, jika Aku atau Anda Mati di tempat yang Aku atau Anda inginkan?
Pastinya saya akan sangat senang :D Dan saya beharap kamu juga akan senang karena tempat merasakan dunia untuk terakhir kalinya di tempat yang kamu inginkan ;)
Bagaimana perbedaan antara Perasaan Anda terhadap Sahabat Anda atau Perasaan Anda terhadap Orang Lain?
Saya tidak punya sahabat (entah orang lain ada yang menganggap saya sahabatnya atau tidak, tidak akan memengaruhi jawaban saya), oleh karena itu saya tidak tahu mau dijawab bagaimana pertanyaan ini hehe :D
Teman adalah orang selalu mendukung kita, memberikan rasa nyaman saat bersamanya, dan selalu menginginkan yang terbaik buat kita. Jika tanpa sengaja terjadi persaingan antara teman, mungkin persaingan itu adalah persaingan yang wajar dan bukan untuk menjadikan suatu permusuhan antar teman itu. Persaingan antar teman tentulah persaingan yang sehat. Tetap saling mendukung dan mempunyai trik-trik sendiri untuk mendapatkan targetnya. Batasnya ada pada kemampuan trik itu.. Agar si teman tidak melambung kita dalam persaingan tersebut.
Hhhfffkk begitumi kapang haha dak taukka’ juga mau bilang apa dek :D
saya lagi suka sama filmnya "3 Idiots".. banyak pelajarannya sih :D kebetulan ada soundtracknya yang saya suka, salah satunya ya ini dia, "Give Me Some Sunshine" yang beberapa kali diangkat dalam film itu..
Give Me Some Sunshine
Saari umar hum Mar mar ke jee liye Ek pal to ab humein jeene do Jeene do
Saari umar hum Mar mar ke jee liye Ek pal to ab humein jeene do Jeene do
Saari umar hum Mar mar ke jee liye Ek pal to ab humein jeene do Jeene do
Na na na….Na na na….Na na na….Na na nana na….
Give me some sunshine Give me some rain Give me another chance I wanna grow up once again
Give me some sunshine Give me some rain Give me another chance I wanna grow up once again
Kandhon ko kitabon Ke bojh ne jhukaya Rishvat dena to khud Papa ne sikhaya 99% marks laaoge to ghadi, varna chhadi
Likh likh kar pada hatheli par Alpha, beta, gamma ka chaala Concentrated H2SO4 ne poora Poora bachpan jalaa daala
Bachpan to gaya Jawani bhi gayi Ek pal to ab humein Jeene do jeene do
Bachpan to gaya Jawani bhi gayi Ek pal to ab humein Jeene do jeene do
Saari umar hum Mar mar ke jee liye Ek pal to ab humein jeene do Jeene do
Na na na….Na na na….Na na na….Na na nana na….
Give me some sunshine Give me some rain Give me another chance I wanna grow up once again
Give me some sunshine Give me some rain Give me another chance I wanna grow up once again
Na na na….Na na na….Na na na….Na na nana na…. Na na na….Na na na….Na na na….Na na nana na….
Hari ini, Rabu 31 Maret 2010. Hujan mengguyur kotaku beberapa hari ini. Walaupun hujan, saya merasa asyik dengan suhu dan suasana seperti ini, lebih sejuk rasanya. Hari ini jam pelajaran terakhir di kelas saya adalah Bahasa Indonesia. Setelah sedikit terlambat masuk kelas karena membeli sendal dulu (haha pekerjaan aneh kan?), saya pun mendengarkan pelajaran dari Pak Muslimin.
Kata Pak Muslimin, hari ini beliau tidak akan mengajar. Kemudian beliau menuliskan tulisan "BE A TEACHER -- Bagaimana Rasanya Menjadi Guru", lalu menjelaskan bahwa hari ini kami akan bermain game "BE A TEACHER". Yak jadi kami akan memeriksa hasil ujian MID Semester para siswa XI IPA 4, yang sebelumnya sudah diperiksa oleh siswa XI IPS 1.
Pak Muslimin pun menjelaskan kriteria penilaian kami dan skor yang akan diberikan pada setiap nomornya pada ujian yang akan kami periksa. Kemudian menuliskan 3 kata yang kami belum tahu apa maksudnya. Pada nomor 1 beliay menuliskan kata "Subjektif" kemudian "Objektif" di nomor 2, dan terakhir kata "Ikhlas". Setelah menjelaskan dan sedikit menulis, beliau lalu membagikan ujian para siswa XI IPA 4 pada kami.
Walaupun saya sudah terbiasa memeriksa ujian TIK saat masih kelas X dulu, saya masih tetap merasa kesulitan memeriksa ujian ini, karena dibutuhkan rasa keadilan dalam memberikan skor tersebut. Karena saya memeriksa ujian salah satu teman baik saya, saya jadi merasa tidak tega memberikan skor rendah pada jawaban yang kurang maksimal. Dan setelah ditotal nilainya cuma 70, dan itu belum memenuhi standar nilai di sekolah. Saya pun mengulangi memeriksanya karna dia teman saya. Hhhmm ternyata dia belum menjawab nomor 9 dan 10, pantas saja nilainya kurang. Ya sudah, dengan berat hati saya tuliskan nilai 70 itu untuk teman baik saya.
Setelah 20 menit, kami semua selesai memeriksa. Pak Muslimin lalu menanyakan bagaimana rasanya memeriksa ujian itu. Kami pun masing-masing berlomba meneriakkan perasaan kami. Ada yang bilang bingung, sulit, capek, hati-hati, dan saya bilang "adil".
Beliau lalu lanjut menjelaskan:
20 menit memeriksa 1 ujian, siswanya ada sekitar 30 orang. Nah 20 menit dikali 30 orang itu akan menjadi 600 menit atau sederhananya 10 jam. Bagaimana dengan guru yang mengajar 4 kelas seperti beliau, atau bahkan 9 kelas? Kira-kira berapa lama waktu yang diperlukan oleh guru-guru untuk memeriksa ujian-ujian itu? Belum lagi kalau nilainya kurang bagus atau jelek. Guru-guru tetap mengusahakan agar nilai-nilai seperti itu menjadi lebih baik karena berbagai alasan dan pertimbangan agar nilai di raport tidak jelek walaupun ada juga nilai yang dipaksakan agar lebih tinggi. Nah, itu baru tentang ujian. Belum lagi jika guru menunaikan pekerjaannya yaitu mengajar. Dengan sabar guru menjelaskan, menerangkan materi-materi sesuai kurikulum, menjawab dengan lugas pertanyaan-pertanyaan dari siswanya, menghadapi sifat dan sikap para siswanya yang pastinya berbeda-beda, mendidik para siswanya menjadi pribadi yang berbudi pekerti yang baik, serta memperhatikan dan menyayangi siswa-siswa tersebut. Walaupun siswanya kadang menyusahkan, guru tetap ikhlas membagikan ilmunya pada kita. Semua guru ingin anak didiknya menjadi pintar, bahkan memberikan pengulangan pada materi yang kurang dimengerti oleh siswanya.
Setelah kami mendengarkan ceramah singkat -namun cukup membuka mata kami, para siswa IPS, yang kadang kurang sadar diri-, Pak Muslimin kembali mengingatkan kami akan tingkah laku kami selama ini terhadap guru. Tentang kami yang mungkin pernah dihukum guru karena melakukan kesalahan, mungkin kita dendam dan terus mencelanya bahkan membencinya. Dan tentang seorang guru memiliki kekurangan lalu kita mencelanya di belakang hingga berlebihan. Namun sebaiknya kita lihat dulu dari sudut pandang Sang guru, mengapa beliau sampai menghukum kami. Ya, mungkin karena kami yang sudah lewat batas, membuat kesabaran guru yang sangat tinggi itu menjadi berantakan kemudian menghukum kami.
Kami kemudian disuruh menuliskan tentang guru yang sering kami cela, atau rasa dendam kami terhadap guru yang kadang membuat kami benci terhadap beliau. Hmm ngeri juga pekerjaan menjadi guru itu ckck. Salah satu teman berceletuk bahwa pekerjaan guru itu enak, namun makan hati hahaha tragis memang, tapi itulah kenyataanya. Kasihan juga dengan guru yang sering saya cela... Celaan saya selama ini kepada mereka lebih besar dan banyak daripada ilmu yang mereka berikan. Mungkin hukuman yang pernah diberikan oleh guru kepada saya (saya lupa pernah diberi hukuman atau tidak) memang sudah pantas diberikan pada saya yang mungkin waktu itu sudah melewati batas disiplin dan kesabaran guru.
Setelah kami menulis, Pak Muslimin bertanya, "Bagaimana perasaanmu sekarang? Masih benci dengan gurumu?" teman sebangku saya lalu bilang "Masih". Hahaha rasa bencinya sepertinya sudah tidak bisa dilepas lagi hihi.
Oke. Sekian hari ini. Saya tidak tahu bagaimana cara menutup yang baik, jadi ya begini saja. Ini yang saya tulis saat pelajaran Bahasa Indonesia tadi siang. Terima kasih, Pak Muslimin :)
tadi siang, waktu mau googling, eh liat logo google lagi lucu hihi
nah habis itu logonya saya klik, dan muncul beberapa link.. setelah saya baca beberapa, saya rasa sepertinya menarik juga buat bahan blog.. dan saya pun jadinya copas2 dari link2 tersebut :D
nah bagi yang belum kenal ato sudah lupa sama yang namanya pi, ini dia fotonya si Pi :D
Fakta Menarik tentang Pi (π):
Apa sih Phi? Phi itu 22 / 7 atau 3,14 ??
Mungkin ini adalah bilangan ghoib pertama dalam matematika yang diajarkan saat qt SD. Tahukah kmu klo sebenarnya Pi ini adalah panjang keliling lingkaran yang berdiameter 1 satuan.Jadi… misalkan qt punya roda yang diameternya 1 meter trus qt ukur kelilingnya dengan cara melekatkan seutas tali pada sekeliling roda tersebut, maka panjang tali yang dibutuhkan adalah sekitar 3.14159 meter. Nilai perbandingan antara keliling dan diameter lingkaran ini selalu konstan untuk setiap lingkaran yaitu 3.14159. Pi juga biasanya diartikan sebagai 1 putaran penuh lingkaran atau 1pi = 360derajat.
π(dibaca pi, bukan phi) sebetulnya tidak sama dengan 22/7, karena hanya eksak sampai 2 dibelakang koma. Setelah dikembangkan kalkulus dan geometri analitik, nilai π dicari dengan berbagai cara. misalnya π = 4(1 – 1/3 + 1/5 – 1/7 + 1/9 – 1/11 + …) atau cara lainnya: π = = 4(3/4 + 1/(2*3*4) – 1/(4*5*6) + 1/(6*7*8) -……) atau dengan cara lain: π = 2(1 + 1/3 + (1*2)/(3*5) + (1*2*3)/(3*5*7) + ………….) dan masih banyak cara lainnya….
Bingung antara Pi 3,14 apa 22/7 ??
Tepatnya Pi = 3.14159265358979….
kalau 22/7 = 3.14285714285714…
Selisih = 0.00126448926734968…Selisihnya sih keliatannya sedikit, tetapi kalau diterapkan dalam perhitungan ketepatan rudal yg jaraknya ratusan Km maka selisih tsb jadi besar.Yang benar adalah menggunakan angka Pi, penggunaan 22/7 adalah untuk memudahkan dimana kita tidak harus menghafal angka Pi yg terdiri dari 17 digit.Untuk akurasi yg tinggi tetap digunakan angka Pi.
Apakah anda menyadari fakta 100 angka desimal pertama dari pi telah dihitung pada tahun 1701? Baca terus pengethuan ini guys untuk mengetahui informasi tentang Phi lebih detail lagi. Sebuah ayat dari kitab orang Kristen mengatakan, “Kemudian dibuatnyalah ‘laut’ tuangan yang sepuluh hasta dari tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya.”Ayat alkitab di atas ditemukan dalam daftar spesifikasi kuil Raja Salomo yang dibangun sekitar 950 SM.
Ada bukti-bukti sejarah untuk membuktikan bahwa luas dari sebuah lingkaran dihitung dengan rumus “3 kali kuadrat dari radius” menurut orang Babylonia. Sebuah tablet Babylonia kuno yang ditemukan antara 1900 – 1680 SM memiliki nilai phi sebagai 3,125.
Bangsa Mesir kuno menghitung luas sebuah lingkaran menggunakan rumus [(8D)/9]2, di mana “D” adalah diameter lingkaran. Rumus ini memberikan sebuah perkiraan bahwa nilai pi adalah 3,1605.
Seorang ahli matematika kuno Archimedes dari Syracuse yang hidup antara 287 – 212 SM mengambil nilai phi berdasarkan luas dari poligon biasa yang berada di dalam lingkaran dan luas dari sebuah poligon biasa tersebut dibatasi oleh lingkaran.
Rumus dengan Pi (π):
Sejarah Pi (π):
Pada tahun 1706, seorang ahli Matematika bahasa Inggris memperkenalkan abjad Yunani pi (π) untuk mewakili nilai yang dikatakan. Namun, pada tahun 1737, Euler resmi mengadopsi simbol ini untuk mewakili bilangan.
Pada tahun 1897, legislatif dari Indiana mencoba menentukan nilai yang paling akurat untuk pi. Namun ternyata kebijakan ini tidak berhasil.
Sebagian besar orang pada waktu itu tidak mengetahui fakta bahwa lingkaran memiliki jumlah sudut yang tak terbatas. Nilai dari pi adalah banyaknya diameter lingkaran yang akan dipaskan dengan keliling lingkaran.
Nilai dari pi adalah 22 / 7 dan ditulis sebagai = 22 / 7 atau = 3,14.
Nilai pi dengan 100 tempat desimal pertama adalah: 3,141592653589793238462643383279502884197169399375105820974944
5923078164062862089986280348253421170679
Fakta menarik lainnya adalah Anda tidak akan menemukan nol dalam 31 digit pertama dalam dari pi.
Di samping perhitungan geometri sehari-hari, nilai pi juga digunakan dalam berbagai persamaan ilmiah termasuk rekayasa genetika, mengukur reaksi, distribusi normal, dan sebagainya.
Tahukah Anda bahwa pi tidak hanya sebuah nomor irasional tetapi juga bilangan yang sulit dipahami?
Fakta menarik lainnya tentang pi diambil dari huruf Yunani “Piwas“. Itu juga merupakan Abjad Yunani yang ke-16.
Seorang pengusaha di Cleveland, AS, menerbitkan buku pada pada tahun 1931 untuk mengumumkan bahwa nilai pi adalah 256/81.
Jika Anda mencetak miliaran dari desimal pi, maka angka itu akan merentang dari New York City ke Kansas.
Fakta Unik Lainnya tentang Pi (π):
Tahukah Anda Yasumasa Kanada, seorang profesor di Universitas Tokyo?? Ia membutukan waktu sekitar 116 jam untuk menemukan sebanyak 6442450000 tempat desimal Pi dengan komputer.
Pada tahun 1706, John Machin memperkenalkan suatu rumus untuk menghitung nilai pi, yaitu :
/ 4 = 4 * arc tan (1 / 5) – arc tan (1 / 239).
Pada tahun 1949, ia juga menghabiskan waktu sekitar 70 jam untuk menghitung 2.037 tempat desimal pi menggunakan ENIAC (Electronic Numeric Integrator and Computer).
Seorang Ahli Matematika Jerman, Ludolph van Ceulen, mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menghitung 35 tempat desimal pertama pi.
Pada tahun 1768, Johann Lambert membuktikan nilai Pi adalah sebuah bilangan irasional, dan pada tahun 1882, Ferdinand Lindemann yang juga Ahli matematika terkenal membuktikan Pi adalah bilangan yang sulit dipahami.
Ada orang yang hafal semua angka desimal pi. Orang tersebut membuat lagu dan musik berdasarkan digit dari pi. Dalam kehidupan ini, memang terdapat banyak fakta yang menarik dan menyenangkan mengenai pi.
source:
image1: http://www.google.co.id (logo 14 maret 2010)
yak hari ini tanggal 9 maret 2010. jadi ceritanya hari ini tuh ulang tahun geng saya waktu SMP yang ke-4. awet kan kami? hihi
nah geng ini terbentuknya dari kami para makhluk² sadis nan pinter (nyontek) di antara para anak² baek² yang jenius². yaa waktu SMP kelas 1 dlu tahun 2005, kami alhamdulillah masuk kelas unggulan gitu.. anak²nya pada pinter², kreatip, dan jago² banget! nah di kelas inilah kami dipertemukan..
awalnya sih dari ujian lagi banyak banget waktu zaman semester 1 di kelas 1 SMP.. ada ulangan harian, ada ujian blok (3 kali 1 semester) dan ada ujian semester.. nah waktu ujian² blok itu kami mulai akrab..
hhmm mungkin waktu itu bulan oktober november 2005.. kan ujiannya dalam sebulanan itu lagi BANYAK BANGET tuh.. ada ulangan harian lah.. ada ujian blok ckck jadi kami yang duduk di barisan bangku belakang pada jadi akrab karna saling nyontek²an.. kelas kami bener² kompak dah.. isinya anak pinter semua, tapi kalo ulangan masih nyontek juga :p nah yang bikin akrab itu adalah solidaritasnya.. waktu ulangan kan semuanya pada ngisi kertas tuh, yang kita tau ya diisi dulu.. kalo semua yang kita tau sudah diisi, baru nengok ke temen laen.. nanya2 udahnya nomer berapa, yang belum nomer berapa.. trus tukaran jawaban gitu.. kalo ada yang belum selesai, sementara teman di dekatnya sudah selesai, yang telat ini ditungguin dulu sambil dikasih contekan..
assalamu alaikum! hai hai hai ini blog baru saya (lagi). perkenalkan nama saya Tika. saat ini kelas 2 SMA di salah 1 sekolah negeri di makassar. saya anak yang sederhana, suka karya2nya gosho aoyama sama raditya dika dan andrea hirata, pendek, kecil, ga peduli penampilan, kerjaannya ol terus, masuk IPS di skolahan demi mengejar cita-cita menjadi akuntan seperti papa yang keren, mo nikah dan jadi emak-emak pada usia 30an kea mama, mo punya anak sedikit, mo kerja sampe tua, naik haji, dll dll dll.. :p
buat blog ini karna terinspirasi dari kata2 guru bahasa Indonesia saya di kelas 2 IPS, Pak Muslimin Marwas, yang selalu menyarankan kami murid2nya untuk terus menulis, menuangkan pikiran dan perasaan kami lewat tulisan, katanya biar supaya klo kita mati nanti setidaknya ada yang kita tinggalkan gtu..
nah saya rasa pembukaannya di situ aja yah.. ga tau mo bilang apa lagi. okok see ya at next post!