Huuuuffff huuuufffff *tiup debu*
Waah wah sudah lama sekali tidak ke sini -__-
Okay langsung saja.
Alhamdulillah setelah 3 tahun belajar di SMA, saya lulus juga :D Pengumuman resmi kelulusan SMA sih tanggal 16 Mei 2011, tapi saya sudah tahu sejak 14 Mei 2011 dari tante yang guru di sekolahku. Katanya nilainya sudah sampai di sekolah, dan alhamdulillah semuanya lulus :D

Nilaiku sih tidak sebaik teman-teman lain yang di IPA. Nilai anak IPS paling tinggi 50,0 jadi rata-rata 8,33. Nilaiku rata-rata 8,2. Sedangkan anak IPA pada tinggi-tinggi waaaooouuww sekali nilainya o.O
Tapi ya tetap, alhamdulillah :D Saya juga tidak pernah belajar keras kok seperti mereka. Saya tidak bimbel, tidak belajar di rumah, dan tidak banyak mengoleksi contoh-contoh soal. Saya hanya mengandalkan memori dari memperhatikan penjelasan guru saat bimbingan di sekolah, dan belajar semalam sebelum ujian. Jadi wajar saja kalau nilaiku tidak terlalu bagus :D
Alhamdulillah persentasi kelulusan siswa(i) SMA di Indonesia tahun ini 99,22% dan itu sangaaaatt tinggi :D Makasih ya Allah :* :* :*
Senang sekali rasanya sudah lega, lulus dari sekolah terakhirku. Dan lebih senang lagi karena semua teman-temanku juga lulus :D Tidak ada yang bersedih tahun ini :) Tidak ada yang bersenang-senang di atas kesedihan teman lain :D Makasih sekolahku :* Makasih ya Allah :*
Kabar keren lainnya adalah..
Alhamdulillah saya lulus SNMPTN Jalur Undangan :D Subhanallah walhamdulillah wasysyukurillah sekaaaaaaaliiii :D Makasih banyaaaaaaaaaaakkk ya Allah :*

Yang lulus SNMPTN Undangan di sekolahku cuma 31 orang, itu untuk fakultas dan universitas yang berbeda-beda.
Sebenarnya dulu tidak mau sekali ikutan ini. Saya lihat teman yang urusin ini orangnya tidak bisa dipercaya haha makanya sempat tidak percaya sama jalur ini :P
Lalu setelah anak itu bermasalah sama teman-teman yang semangat ikut, anak-anak pintar dan sibuk di sekolah pada ambil alih, dan jadilah banyak sekali yang daftar ini di sekolah. Saya tetap tidak mau ikutan. Saya pikir beginian susah lulusnya, melihat di sekolah banyak yang ikut. Berarti di sekolah lain juga banyak. Apalagi ini seleksi nasional berdasarkan nilai rapor. Menurutku pasti banyaaaaakk anak lain di luar sana yang rapornya keren-keren dan fantastis, jadi terlalu mustahil bagi saya untuk lulus.
Tapi pada 2 hari terakhir, wakil kepala sekolah bagian kurikulum sekaligus guru akuntansiku menawarkan ikut ini. Saya tetap bilang tidak mau karena malas urus ini-itunya. Lagipula saya sudah daftar JPPB UNHAS dan
ngarepnya di situ saja. Tapi beliau tetap maksa dan karena merasa tidak enak menolak terus, ya saya ikut saja. Cuma fotokopi semua isi rapor dan kasih ke teman yang urus, beres. Habis itu bayar, kebetulan saya bawa uang banyak hari itu, jadi tinggal nitip sama teman yang mau pergi bayar hehe. Semua berjalan dengan suangat mudah, walaupun sempat disusahkan dengan teman kelas yang seperti biasa, selalu menyusahkan.
Malamnya saya daftar online. Semuanya juga mudah. Waktu itu Papa lagi kerja di Manado, jadi saya nelfon untuk memastikan jurusan dan universitas mana yang akan saya isi di situ. Ada jatah 2 universitas dan masing-masing 3 fakultas. Buanyak sekaaalii. Saya baru semangat waktu lihat jatahnya ternyata banyak.
Di telfon saya tanya-tanya apa yang sebaiknya saya pilih dan saya utamakan. Papa cuma kasih pilihan universitas di Makassar saja, ya sudah saya pilih saja Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Memang saya tidak mimpi kuliah jauh-jauh, males kangen-kangenannya sama keluarga di sini :P
Saya sendiri yang menentukan jurusannya. Karena saya cuma suka dan bisa ekonomi, ya saya pilih untuk UNHAS di ekonomi semua dengan urutan Akuntansi, Manajemen, lalu Ilmu Ekonomi. Saya ikhlas dapat di mana saja, soalnya saya punya orang-orang inspiratif dari masing-masing jurusan itu :D Akuntansi ada Papa, Manajemen itu S1nya Andrea Hirata di UI (ga penting abis), dan Ilmu Ekonomi itu S2nya Andrea Hirata di University de Sorbonne.
Untuk UNM saya ambil Akuntansi, Manajemen, dan Psikologi. Ambil Psikologi karena tidak ada Ilmu Ekonominya :P Saya sih tidak minat sekali di UNM, tidak keren menurutku dan masih di bawah levelnya UNHAS :P Hehe maaf yah UNM, ini opini saja saja :D
Setelah daftar Undangan, ya sudah saya tetap hidup enteng dengan hanya sedikit harapan di sana. Harapan saya justru lebih besar di JPPBnya.
Nah setelah lulus UN, dapat kabar ternyata pengumuman SNMPTN Undangan lebih cepat beberapa jam. Dari rencana pengumuman tanggal 18 Mei 2011, jadi tanggal 17 mei 2011 pukul 19:00 WIB atau 20:00 WITA. Melihat teman-teman yang lain penuh doa dan harapan di sana, saya pun ikutan harap-harap cemas juga sambil menunggu waktunya. Sebenarnya waktu itu mau tungguin dari jam 7 malam sambil chat dengan teman-teman, tapi habis maghrib saya sama mama pergi belikan adek makanan. Adek yang habis diopname jadi ngidam mie titi', saya sama mama pergi beli jauh-jauh dan sampai kembali di rumah jam setengah sembilan.
Pas sampai, langsung minta Papa yang lain online buat membukakan pengumuman, Papa sendiri yang masukin nomor pendaftaran dari file kartu ujian saya di komputer itu. Saya ada di samping Papa cuma lihat, ada harapan sedikit, tapi sediiiikiiiitt. Itu juga di pilihan ke-2 atau ke-3 karena pilihan pertamaku terlalu berasa mimpi :P
Namun ternyata eh ternyata..... Saya.... Luluuuuuuussss!!!! Saya cuma lihat tulisan
"Selamat, Anda lulus seleksi SNMPTN Jalur Undangan2011." karena tulisannya besar, dan langsung girang haha saya pikir saya lulus di pilihan ke-2 atau ke-3 yang sepertinya lebih cocok untuk nilaiku yang biasa-biasa saja. Tidak mikir jatuh ke pilihan ke-4 dan seterusnya karena sudah terlalu jauh untuk jatuh ke sana. Tapi pas lihat di bagian program studi yang dilulusi, tenyataaaaaaaaaaa.......
AKUNTANSI - UNIVERSITAS HASANUDDIN!!!!! Gilaaaa nilaiku cukup untuk masuk jurusan bergengsi itu???? Waaaaooouuuwww o.O
Alhamdulillahi rabbil alamin, Papa juga senang sekaaaliii :) Papa yang bukakan semuanya, Papa yang duluan lihat, berarti Papa yang duluan senang :P
Selama ini tidak pernah dibantu urusan-urusan sekolah kecuali soal uang dan sedikit PR, apalagi sejak masuk SMA Papa malah tambah cuek --" Ambil rapor pun tidak mau. Setidaknya kelulusan ini bisa buat Papa senang :D
Nah habis lihat pengumuman, saya langsung nyalain kompie lain dan cari kabar-kabarinya teman-teman. Yah yah ternyata banyak yang tidak lulus :( Kasihan juga, tapi mungkin memang belum jalannya di sini :) Eh ada juga yang lulus kedokteran waaauuww!!! Memang anaknya pintar sekali :D
Menurutku tidak ada yang aneh pada hasil ini. Mungkin yang tidak lulus karena nembak universitas yang terlalu tinggi, di Jawa kebanyakan. Padahal kan seluruh Indonesia minatnya di Jawa. Jadi memang sangat sulit untuk nembak di Jawa kalau berdasarkan nilai rapor. Ada yang karena nilai rapornya tidak setinggi anak lain yang daftar di jurusan itu. Ada yang doanya belum kesampaian. Ada yang memang belum rezekinya. Ada yang mungkin belum jalannya di jurusan yang dia pilih. Ada juga yang salah nembak, anak IPA tapi nembak IPS di pilihan-pilihan atas -___-"! Tapi teman sekolah yg lulus Akuntansi sama saya dari IPA. Yang ini sih wajar saja walaupun dia dari IPA, tapi dia rajin berdoa dan tidak sombong seperti yang lain :D Dia anakya cantik, manis, baik, pintar, berjilbab, aw aw :P Saya juga pernah sekelas sama dia waktu kelas X semester 2. Semoga dia bisa jadi soulmate yang baik di kelas baru kami nanti :D